Rabu, 28 April 2010

Press Reliase


HUT BCA KE-53



Dengan semangat dan kebersamaan keluarga besar PT. Bank Central Asia,Tbk merayakan Hari Ulang Tahun yang ke-53 dalam kebersamaan dan kesederhanaan namun penuh rasa syukur dan semangat untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan. Rangkaian kegiatan yang digelar di semua kantor cabang dan unit kerja dalam beragam bentuk kegiatan mencerminkan kebersamaan dan kesatuan tekad untuk mensukseskan tema tahun ini “Enhanced Relationship and Quality Growth”. Sejak awal Februari 2010,beragam aktivitas,mulai dari olahraga, seni, sosial hingga seremonial menandai perayaan 53 tahun BCA.

Seremonial perayaan HUT BCA ke-53 dihadiri oleh jajaran Komisaris Direktur BCA, Kepala Kantor Wilayah dan cabang, serta manajement Kantor Pusat. Yang diikuti pula oleh seluruh staff dan karyawan BCA.

Puncak acara perayaan HUT BCA dilaksanakan pada tanggal 21 februari 2010 di Break Out Area, Lantai 22 Menara BCA Jakarta.

Beragam kegiatan yang memadukan unsur-unsur kompetisi dan fun digelar dalam suasana penuh rasa kebersamaan, semangat dan sportifitas serta memupuk bakat berolahraga atau berkesenian secara teamwork. Perayaan HUT BCA ke-53 berlangsung di semua cabang dan unit kerja BCA dalam beragam jenis kegiatan yang digelar oleh Badan Koordinasi Olahraga dan Seni (Bakorseni BCA). Untuk wilayah sekitar Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi (Jabodetabek) digelar turnamen olahraga dan lomba seni yang diikuti oleh Kantor Pusat,Kanwil VIII, IX, X, dan XII.

Tema tahun ini “Enhanced Relationship and Quality Growth” dengan perumpamaan. Untuk sebuah perusahaan, usianya dapat diumpamakan sebanding dengan 2 kali usia manusia. Jadi kalau saat ini BCA 53 tahun, berarti kira-kira sama dengan manusia berusia 26 tahun. Pada usia ini biasanya manusia mulai membangun dan semakin mempererat hubungan yang dijalinnya dengan lebih serius. Dalam perusahaan, hubungan tersebut adalah dengan para-para customer kita. Sesuai dengan perumpamaan tersebut maka pada usia ke-53 tahun BCA juga mengambil tema Enhanced Relationship tersebut tentu BCA akan mengalami Quality Growth.
Indonesia akan berkembang menjadi Negara makmur yang sejajar dengan Negara-negara lain. Dalam menuju kemakmuran tersebut, ada 2 hal pentingyang akan mempengaruhi kita. Pertama suku bunga akan turun yang akan membuat suku bunga kita juga akan relatif terkompresi, sehingga kita tidak lagi hanya mengandalkan transactional banking,tetapi juga harus lebih banyak mengenal hubungan yang lebih produktif dan mengenal apa yang dibutuhkan oleh nasabah.
Hal kedua adalah kelas menengah Indonesia ini akan tumbuh, dan pertumbuhan kelas menengah ini akan mengakibatkan kebutuhan akan produksi menjadi lebih beragam. Contohnya semakin marak dan berkembangnya berbagai jenis kredit baik yang semakin memberikan kemudahan pembiayaan kepada nasabah. Dengan pengalaman dan prestasi selama 53 tahun, BCA akan terus melanjutkan pertumbuhan dan selalu dapat menyesuaikan diri atas perkembangan ekonomi dan menjawab kebutuhan nasabah.

Ketika akan memberikan suguhan apresiasi seni kepada nasabah, berbagai ide bermunculan. Semua ide disaring dan mengerucut hingga terlahir gagasan kemasan kreatif dan simbolis. Idenya adalah menghiasi area banking hall dengan panggung kuno – modern dan background warna primer (biru) dan warna sekunder (kuning). Beragam atribut dan properti secara simbolis menghiasi panggung. Untuk memberikan apresiasi kepada nasabah BCA, segenap warga frontliner sore hari sebelum menjelang peringatan hari jadi BCA ke-53 telah bersuka ria bekerja sama untuk mempersiapkan souvenir yang akan diberikan kepada nasabah BCA, yaitu minuman the kotak yang dibalut dengan tulisan “Terima Kasih atas Kepercayaan Anda kepada Kami” Dirgahayu BCA ke-53, dengan warna dasar primer dan tulisan warna sekunder (biru)









Contact person :
Katia Yunita
Sub Divisi Komunikasi Humas BCA
catya.ceppy@yahoo.com
085717453093
021- 83700813 / 83700815 ext: 1260

Selasa, 13 April 2010

TUGAS PNK 1 " PRESS RELEASE " Katia Yunita




Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Sebagai bagian dari suatu komunitas, BCA memiliki keyakinan bahwa dengan memberi dukungan kepada semua elemen masyarakat, akan tercipta sebuah kesuksesan bersama. Aktivitas dan program tanggung jawab sosial BCA yang berkesinambungan di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan komunitas dan bantuan sosial memiliki sasaran untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Pendidikan Adalah Nilai Sebuah Bangsa
BCA berkomitmen untuk terus mendukung bidang pendidikan karena kami percaya bahwa pendidikan bukan hanya bermanfaat bagi mereka yang mendapatkannya, namun juga bagi keluarga, masyarakat dan bangsa.

Sejak tahun 1996, BCA telah melaksanakan Program Pengembangan Akuntansi (PPA), sebuah program pendidikan non-gelar tanpa dipungut biaya yang diselenggarakan selama 30 bulan di bidang akuntansi bagi lulusan SMA. Program ini diselenggarakan oleh BCA Learning Center dan sampai saat ini, PPA telah mendidik 447 lulusan SMA dari seluruh Indonesia serta membekali mereka dengan ketrampilan yang berharga. Para lulusan, bila memungkinkan akan memperoleh kesempatan bekerja di BCA sehingga dapat memberi keuntungan bagi kedua belah pihak.

Selain PPA, BCA juga aktif memberikan beasiswa untuk jangka waktu dua tahun melalui program Beasiswa Bakti BCA. Sejak di mulai tahun 1999, melalui program ini BCA telah memberikan beasiswa kepada 227 mahasiswa yang memenuhi persyaratan.

Sejak tahun 2000 BCA juga memberikan bantuan infrastruktur pendidikan untuk mendukung sekolah-sekolah di beberapa daerah tertinggal melalui program Bakti BCA Terintegrasi. Dalam program ini, sekolah-sekolah mendapatkan bantuan pendidikan berupa buku dan perlengkapan perpustakaan, komputer, koneksi internet, pelatihan guru dan renovasi sekolah.

Mendukung Kewirausahaan
Bersama dengan PT Astra Internasional Tbk dan PT Pertamina Persero, saat ini sedang dilakukan pengembangan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB). Tujuan utama LPB adalah membantu wirausaha dan calon wirausaha di sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam mengembangkan kemampuan dan pengetahuan mereka melalui penyediaan fasilitas pembiayaan, dukungan pemasaran, pelatihan manajemen, dan berbagai bentuk bantuan lainnya.

Rumah Pintar Untuk Pendidikan
BCA dan PT Microsoft Indonesia bekerja sama dengan SIKIB (Silaturahmi Istri Kabinet Bersatu) dan Pemda Tanjung Pinang dalam membangun lembaga pendidikan nonformal bernama Rumah Pintar. Program yang diresmikan oleh walikota Tanjung Pinang pada 16 Desember 2008, bertujuan untuk menyediakan fasilitas perpustakaan, permainan edukatif untuk anak-anak, pendidikan komputer, dan pelatihan ketrampilan untuk melengkapi pendidikan formal yang diberikan oleh sekolah di lingkungan sekitarnya.

Meningkatkan Kepedulian Perbankan
BCA turut berpartisipasi aktif dalam mendukung program “Ayo ke Bank,” sebuah inisiatif Bank Indonesia yang diluncurkan pada awal tahun 2008. Dalam program ini, BCA melakukan edukasi mengenai pengenalan produk dan layanan perbankan kepada murid-murid sekolah di berbagai kota di Indonesia.

Selain itu, bekerja sama dengan LPB binaan Yayasan Dharma Bakti Astra, BCA juga memberikan edukasi perbankan bagi kurang lebih 200 wirausahawan di delapan unit LPB di seluruh Indonesia. BCA mendukung pula program “Ayo ke Bank” melalui kolom edukasi di beberapa surat kabar seperti harian Koran Tempo, Sinar Harapan, dan Kontan.

Dukungan Bidang Kesehatan
Sejak tahun 2001, BCA telah menjalin kerja sama dengan Asosiasi phthalmologist Indonesia (Seksi Penanggulangan Buta Katarak - SPBK Perdami) dalam rangka memberikan operasi katarak gratis bagi para penderita yang kurang mampu.

Selama tahun 2008, kami telah membantu 103 penderita katarak di beberapa kota di seluruh Indonesia. Sampai saat ini terdapat 789 pasien katarak yang terbantu dengan adanya layanan ini. Bekerja sama dengan PMI, kegiatan donor darah

BCA telah dilaksanakan secara rutin sejak 1991. Pada tahun 2008, telah dilaksanakan empat kali kegiatan donor darah, dimana karyawan dan nasabah BCA bersama-sama menyumbangkan 748 kantong darah. BCA juga memberikan donasi untuk mendukung kegiatan UNICEF dalam rangka imunisasi nasional untuk anak-anak di bawah satu tahun.

Bantuan Penanganan Bencana Alam
Sebagai bagian dari peringatan 51 tahun BCA pada Februari 2008, BCA mendukung PMI dalam kampanye waspada banjir rob dan simulasi bencana. Dalam program ini, karyawan BCA menanam sekitar 1.000 pohon bakau di Jakarta Utara. Setelah itu, masyarakat dan murid sekolah di daerah-daerah rawan banjir rob mendapatkan bimbingan serta informasi mengenai penanganan bahaya banjir rob, termasuk simulasi menghadapi banjir rob tersebut. Tahun 2008, BCA juga menyediakan berbagai bantuan kepada korban bencana banjir di berbagai daerah termasuk di luar Jawa.

Jumat, 02 April 2010

CINTA Sama Halnya Menunggu BUS

cinta itu sama seperti orang yang sedang menunggu bus,
Disaat sebuah bus datang , dan kamu bilang.
"wah ,, busnya terlalu penuh , sumpek , dan ga bakalan bisa duduk nyaman nih..

aku tunggu bus berikutnya datang ajj deh "

kemudian , bus berikutnya datang.

dan kamu melihatnya dan berkata.

"aduh busnya kurang asik nih,engga bagus lagi,,ga mau agh!"

bus selanjutnya datang dan kamu pun berniat menaiki bus itu karena bus yang kamu liat sangatlah bagus..

tetapi bus itu seakan - akan tidak melihatmu dan lewat begitu saja..

bus ke-4 berhentidi depan kamu..

bus itu kosong,cukup bagus,tetapi kamu bilang

"engga ada AC nih, bisa - bisa kepanasan nih di dalam bus.."

Maka kamu biarkan bus ke-4 itu pergi, waktu terus berlalu,

dan kamu baru tersadar bahwa kamu bisa terlambat ke kantor..

ketika bus ke-5 datang,

kamu tidak sabar , kamu langsung melompat masuk ke dalamnya..

setelah beberapa lama ,

kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bus

bus yang kamu naiki ternyata beda jurusan dengan kamu,

itu bukanlah jurusan yang kamu tuju..

dan kamu baru tersadar telah menyia-nyiakan waktumu sekian lama.

Moral yang dapat kita ambil dari cerita ini :

sering kali seseorang menunggu orang yang benar - benar " ideal " untuk jadi pasangan hidup..

padahal tidak ada orang yang 100% dmemenuhi keidealan kita.

dan kamu pun sekali - kali tidakakan pernah bisa menjadi 100% sesuai keinginan kita..

tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita.

tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju.

apabila ternyata memang tidak cocok,apa boleh buat.

tapi kamu masih bisa berteriak "kiri !"

dan keluar dengan sopan.

maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu,

semuanya bergantung pada keputusanmu..

dari pada kita harus jalan kaki sendiri menuju kantormu..

dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi..

cerita ini juga berarti,

kalau kebetulan kamu menemukan bus yang kosong,

kamu suka dan bisa kamu percayai,

dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu,,

kamu dapat berusaha sebismu untuk menghentikan bus tersebut di depanmu..

agar di dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk ke dalamnya..

karena menemukan yang seperti itu adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti.

bagimu sendiri,dan baginya..
lalu bus seperti apa yang kamu tunggu??